Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) Politeknik Negeri Banyuwangi kembali menghadirkan kegiatan Praktisi Mengajar sebagai wujud nyata komitmen dalam memperkuat keterkaitan antara dunia akademik dan dunia industri. Pada kesempatan ini, tema yang diangkat adalah “Aplikasi Kimia Organik dan Spektrometer pada Industri Pangan dan Non-Pangan” dengan menghadirkan dua narasumber berpengalaman dari Institut Teknologi Bandung (ITB), yaitu Dr. Elvira Hermawati, S.Si., M.Si. dan Ade Danova, S.Si., M.Si., Ph.D.
Dalam pemaparannya, Bapak Ade Danova, Ph.D menekankan pentingnya peran kimia organik dalam pengembangan produk pangan maupun non-pangan. Beliau menjelaskan bagaimana senyawa bioaktif dapat diidentifikasi dan dimanfaatkan untuk menghasilkan produk pangan fungsional yang bernilai tambah, sekaligus membuka peluang inovasi pada sektor non-pangan seperti farmasi dan kosmetik. Sementara itu, Ibu Dr. Elvira Hermawati. memberikan penjelasan mendalam mengenai pemanfaatan berbagai instrumen spektrometri, seperti UV-Vis, FTIR, dan GC-MS, yang berperan penting dalam analisis molekul, deteksi kontaminan, serta pengendalian mutu produk industri.
Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, karena mereka tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga wawasan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa diajak untuk memahami bagaimana ilmu kimia organik dan teknologi spektrometri dapat diaplikasikan secara nyata dalam proses produksi, penelitian, dan pengembangan produk. Dengan demikian, kegiatan Praktisi Mengajar ini menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan semangat riset, inovasi, serta meningkatkan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di era industri modern.
Melalui kolaborasi dengan praktisi berpengalaman, Prodi PPA terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan industri. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif, melakukan penelitian yang berdampak, serta berkontribusi dalam menciptakan produk agroindustri yang unggul dan berdaya saing tinggi.